Draft Ini akan Kembali Menjadi Draft
Menaklukan Waras Setengah suitan memanggil lantang Di timur Bandung ku bertahan Menantang ragam badai Yang datang berulang Di kaki langit ku tertawan Menanti sabda datang Kan menuntun jalan Air mata yang diseka berlipat ganda Tertegun tuk sekejap Menadah harap walau secercah Takkan purna sudah Menaklukan warasku Meski nihil menembus waktu Sukabumi berputar kencang 100 kilometer memanggilku pulang Kota saksi batin berperang Membahasakan liku ke tulang belulang Basah mata yang diseka berlipat ganda Tertegun tuk sekejap Meraih asa walau berpendar Bertahanlah sedikit lebih lama Kuyakin kan temukan jawaban atas rahasia Solitud Menikam rindu Pertajam sadarku Laju berpacu Menuju musim baru Dan aku menangis Dan aku tertawa Dan aku menggila Kelak kau mengerti mengapa aku tak henti ucapkan namamu kala kau berkali mencoba asingkan diriku di suatu Ruang di dalam dirimu. Sang kekal dan sangkakala yang lebih pedih terdengar; yang akan membunuh kita; Atas nama doa-doa di tengah perjalanan kita menuju...